Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2022

Part 25

 Nyatanya, aku tak sepenting itu... Mungkin benar bahwa aku egois jika memaksakan kehendak pasanganku untuk menuruti permintaanku. Padahal, ia lebih mementingkan teman-temannya. Momen bersama temannya yang tak akan pernah terulang. Sebaliknya denganku. Kami masih akan bertemu setiap hari, tak ada alasan kuat untuk menunda janji kami berdua. Masih ada hari lain yang akan kami temui. Mungkin 2 tahun kedepan baru bisa menunaikan janji? Atau 5th lagi? Yang jelas kami meyakini bahwa rencana-rencana kami masih bisa kami tunda untuk tahun-tahun berikutnya. Yang aku pahami, aku tak boleh egois Dunianya bukan hanya aku Jika memang keputusan itu menurut dia yang paling baik, aku akan terima. Menjaga perasaan temannya dengan mengorbankan perasaanku Toh, perasaanku ini bisa diobati, karena kami masih akan bertemu di hari lain. Tidak dengan temannya Setahun yang lalu sepertinya, aku pernah memintanya untuk menemaniku berkeliling di kota tempat tinggalnya. Aku sudah memajukkan jadwal ku ke jogja...