Part 13

Kapan aku bisa merasakan kebahagiaan.

Kata orang bahagia itu bukan dicari atau ditunggu, tapi kita sendiri yang menciptakan. Bagaimana caranya?
Aku pun tak tahu
Mungkin, jatuh cinta lah hal yang paling membahagiakan kita, dan hal itu tak begitu sulit untuk kita ciptakan. Tapi, bukankah jatuh cinta itu bagai pisau bermata dua?
Bahagia iya, sedih juga iya
Sedih? Tentu.
Bayangkan jika kau jatuh cinta pada seseorang yang tak bisa kau miliki
Bahagia? Iya. Sedih? Pasti.

Aku adalah perempuan yang sulit untuk jatuh cinta. Aku tak mudah tertarik pada lelaki. Love at first sight? Big NO.
Aku selalu terpaku pada kriteria pasangan yang aku tanam dalam pikirku.
Tapi entah, lelaki yang aku kagumi adalah lelaki yang tak bisa kumiliki. Adalah mereka yang dewasa, berwibawa dan menjaga sikap dengan lawan jenis. Dan ya, pastilah aku pun akan menjadi seseorang yang tak bisa masuk ke dunia mereka, karena mereka begitu menjaga jarak pada wanita. Aku tak tahu apa yang mereka maksudkan. Tapi sikap mereka membuatku jatuh cinta

Itu juga lah yang membuatku sedih. Aku tak pernah punya kemampuan untuk talk to him frist. Aku tak pernah berani melakukannya. Aku hanya bisa mengagumi dalam diam, iya aku memang berharap meski aku tahu aku takkan pernah bisa memiliki. Aku sedih.
Aku bodoh kenapa hanya jatuh cinta pada sosok seperti mereka. Mengapa aku sulit membuka hati untuk yang lainnya
Entahlah aku bingung

Haruskah aku lepaskan gengsiku untuk berani mengungkapkan isi hatiku?
No, I should not.

Postingan populer dari blog ini

Part 52

Part 56

Part 57