Part 53
Bandung, 13 Oktober 2025
Untuk apa aku terus-terusan mengucapkan penjelasan-penjelasan yang tak seorang pun bisa mendengar? Aku berdialog dalam kepalaku sendiri sampai aku lelah. Aku hanya ingin menangis tapi aku tak punya tempat
Untuk apa kamu memutuskan ke Bandung sendirian saat tubuhmu saja mengajak istirahat?
Aku kira bisa mengalihkan tangisanku dengan bepergian ke tempat lain, tapi ternyata bukan ini yang aku butuhkan. Yang kulakukan hanya memilih tempat lain untuk menangis.
Kenapa begitu?
Nyatanya kepalaku tetap berisik, wajahku tetap tegang tak bisa tersenyum, tanganku tremor tak terkendali, mataku tetap tiba-tiba basah dan nafasku yang kadang tersengal. Aku merasa cara ini tak mempan lagi, aku akan pulang.