Postingan

Part 22

Gambar
Dulu ia adalah anak yang periang, suka menceritakan banyak hal, suka bernyanyi, suka berjoget. Ketika dia sedang bahagia dengan harinya, riang bernyanyi, ia dihentikan oleh ayahnya. Takut mengganggu tetangga katanya. Dulu ia terbiasa menangis dengan tanpa suara, sembunyi-sembunyi takut dilihat orang. Hanya dia saja yang perlu tahu bahwa ia sedang bersedih. Dia suka sekali bersembunyi di halaman samping dan belakang rumah. Bersandar di tembok, berjongkok dan menangis tersedu-sedu. Sambil menatap semut yang belalu lalang di tanah. Suatu hari dia sedang bermain bersama teman-temannya di samping dekat rumah, Ayah dan kakakknya lewat naik motor. "iaa mau ikut gak?" tanya Ayahnya. Tapi belum sempat dijawab, mereka sudah pergi duluan. Dia tidak suka. Kenapa hanya kakak yang diajak. Dia pulang dengan rasa marah. Dia marah-marah ke Ibunya, meminta lain waktu dia yang diajak keluar tanpa kakak. Ibunya hanya mengiyakan.  Di ruang tamu, dia menunggu ayah dan kakaknya pulang. Mereka pun t...

Part 21

 20 Maret 2022 Seperti apa rasanya mendapatkan apresiasi? Pujian? Atau sekedar ucapan syukur akan keberadaanmu? Aku tidak tahu. Bahkan mungkin kehadiranku di dunia pun tidak diinginkan oleh orang tuaku. Orang bilang, anak terakhir pasti paling dimanja. Minta apapun dituruti. Itu semua tidak terjadi padaku. Yang aku rasakan adalah orangtuaku sudah tidak se-tertarik ketika mereka punya anak pertama. Excitednya sudah dihabiskan di anak pertama sampai anak ketiga. Ketika tahu alasan ayah menikah lagi dengan wanita lain yaitu karena dia ingin punya anak laki-laki, aku jadi paham kenapa keberadaanku tidak begitu diharapkan. Anak pertama dan kedua perempuan. Katanya, Ibuku sempat melahirkan anak laki-laki, namun meninggal ketika masih bayi. Percobaan ketiga, yang keluar perempuan. Percobaan keempat, yang keluar aku. Sudah tidak excited lagi pastinya :) Kakakku yang ketiga, berjarak 2 tahun dariku. Kebetulan dia anaknya jenius, berbeda sekali denganku. Bodoh, pemalas dan pembangkang. Capek...

Part 21

 Samarinda, 20 Maret 2022 Liburanku tidak tenang. Baiklah aku akan kembali ke kantor dengan seksi yang baru

Part 20

 Samarinda, 10 Maret 2022 Hidup memang tak selamanya sejalan dengan kemauan kita. Tapi, kalau kita minta ke Tuhan? Apa bisa sesuai dengan kemauan kita?  Tidak. Tuhan akan memberi lebih dari apa yang kita inginkan. Sesuai dengan porsi, sesuai dengan yang kita butuhkan. Mungkin menurut kita itu salah, tapi seiring waktu berjalan kita akan menyadarinya. Dulu aku di Seksi Pelayanan. Aku merasa beban kerjaku terlampau berat. Masih bisa kulakukan, tapi tidak untuk jangka panjang. Pulang malam, subuh buka laptop, weekend lembur. Kulihat temanku yang lain seksi, beban kerja yang sepertinya lebih ringan, namun gaji kami setara. Aku merasa iri. Aku menangis beberapa kali karena aku merasa terlalu lelah. Kepada siapa aku harus angkat suara? rekan kerja? mereka sama-sama punya pekerjaan, mereka pun akan mengeluhkan hal yang sama. Atasan? atasan tidak akan pernah mendengarkan keluhan bawahannya. "Ya kalau terlalu berat minta tolong sama yang lain" Apa rekan yang lain tidak punya tanggung ...

Part 19

 Now im 22 xixixixi Banyak yang sudah kulalui di 2021, mutasi seksi, dapet pacar, kena covid Mau ceritain soal pacar ah... hihi Suatu hari di sebuah cafe.. Hari itu hari rabu tanggal dua, tapi aku lupa bulannya maaf ya mas :( Siang hari di kantor, mas ngechat aku bilang kalau hari ini bener2 bad day nya mas. Pengen curhat ngluapin keluh kesah tapi masih jam kantor, masih harus kerja. Akhirnya mas ngajakin aku buat nemenin ke cafe nanti, ngerjain beberapa kerjaan dan pengen curhat. Okay kita gazz. Mas jemput ke kosanku sepulang dari kantor. Kita masih pake seragam biru kemenkeu. Otw ke sana mas masih ketawa ketiwi, padahal siang tadi mas kaya lagi kesel banget. Nyampe di cafe kita pesen minum dan makan, kita duduk, mas membuka laptop dan ngerjain kerjaan. Setelah selesai kerjaan, kubuka pembicaraan "jadi mas mau cerita apa.." Lalu mas jawab  "Gak tau kenapa capek ku ilang pas tadi ketemu di depan kosanmu. Rasanya kaya plong gitu" "Lhoo trus jadi cerita gakk, ayo...

Part 18

 Jadi seperti ini rasanya gapunya temen curhat. Hahahahahaha H+8 birthday. Haduh udah 21 males bgttt gangerti kenapa aku se benci ini liat mukanya. ngeliat dia lewat sekelebat aja rasanya dada ini terbakarrr pgn tak hihhhh pengen mutasi woi aku tu gapengen punya pacar tapi pengen punya tempat buat curhat, yang kalo aku pulang ngantor aku bisa cerita yang banyak sm dia, ngeluhin semuanya, ngomen ini itu tapi tapi tapi yoweslah, lagi lagi harus memendam semuanya kan aku memang tercipta untuk tidak bisa mempercayai orang-orang bahkan orang terdekatku. gak ono sing iso dipercoyo, kabeh ki fake emang tercipta untuk tidak dipedulikan orang lain. jadi ngapain aku berharap mbek wong liyo malesi tok kan ya

Part 17

Ini kali ketiga kau ada di mimpiku. pertama adalah kau mengenalku, kedua adalah kau milikku, ketiga adalah kau pergi bersama orang dekatku. Aku sakit. padahal di dunia yang sesungguhnya, kau bukanlah milikku. aku bukan siapa-siapamu. Tapi aku sakit punya mimpi itu. Bukan, kau bukan pria yang aku rindukan dalam mimpi indahku. Atau iya?